Obat Batu Ginjal

Sebelum air kemih (urin) dikeluarkan melalui saluran terkahir uretra, air kemih disaring oleh glomerolus. Zat yang berguna akan kembali ke darah, sedangkan zat yang tidak terpakai akan dikeluarkan melalui pembuluh menuju ke piapa ginjal, lalu mengalir lewat saluran yang disebut ureter, lalu ke kandung kemih. Jika ginjal kekurangan cairan dalam proses pengeluaran tersebut maka terjadi kekeruhan. Lama-kelamaan mengkristal dan menjadi kerak, seperti batu.

Endapan terjadi karena pekatnya kadar garam dalam air seni yang ada di ginjal. Jika batu-batu tersebut turun dari ginjal bersama air kemih ke ureter disebut batu ureter. Jika turun lagi ke kandung kemih dan bersarang maka disebut batu kandung kemih.

Untuk mengobati batu ginjal, hal pertama yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan suatu pencegahan yang juga merupakan bagian dari pengobatan batu ginjal secara alami yang dapat dimulai dalam kehidupan sehari-hari, seperti :

1. Minum air putih dengan minimal 2 liter air atau lebih per hari

2. Menghindari atau setidak-tidaknya mengurangi makanan yang mengandung oksalat tinggi, seperti
- Kacang-kacangan
- Bayam
- Ubi
- Cabe
- Tahu dan tempe
- Buncis
- Kentang
- Jeruk
- Anggur
- Dan stoberi

3. Hindari atau kurangi makanan yang mengandung kalsium tinggi seperti : kol, lobak, brokoli, sarden dan keju

4. Batasi konsumsi garam

5. Hindari atau mengurangi makanan yang mengandung kadar purin tinggi seperti : ikan laut, usus goreng, hati goreng, ikan sarden, emping dan jeroan.

6. Kurangi jumlah konsumsi makanan yang berprotein tinggi seperti daging, ayam dan telur

7. Tajin berolahraga dan lakukan aktivitas fisik cukup

8. Hindari konsumsi obat-obatan bebsa terutama yang berefek langsung ke ginjal

9. Kurangi konsumsi obat-obatan kimia, kecuali sangat terpaksa yang dianjurkan oleh dokter

10. Tidak mengkonsumsi vitamin C lebih dari satu gram per hari

11. Hindari atau kurangi minuman, seperti cokelat, kopi, teh, susu dan soft drink (bersoda).

Posted in Batu Ginjal | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Batu Ginjal

Mengenal Sekilas Penyakit Batu Ginjal

Batu Ginjal adalah batu – batu kecil yang terbentuk dan terdapat di dalam ginjal dan bergerak turun ke dalam pipa kemih ( ureter ). Batu – batu ini menyebabkan nyeri yang dapat menusuk tubuh pada bagian punggung bawah, saluran air seni atau perut sebelah bawah. Di dalam kandung kemih, batu-batu tersebut dapat menyumbat saluran air seni ( urethra ) dan ketika buang air kecil terasa sakit, nyeri dan terkadang susah keluar.

Komposisi Batu Ginjal : Calcium, Oxalate dan Phosphate

Ada beberapa fakta yang memaparkan tentang batu ginjal, diantaranya :

1. Ketika itu para ilmuwan melakukan penelitian dan menemukan batu ginjal tertua pada mumi Mesir yang berumur 7000 tahun

2. Menurut data dalam bidang kedokteran, berpendapat bahwa sebanyak 3 juta pasien mengalami keluhan pada ginjalnya, dan setengah juta nya masuk ke ruang instalasi gawat darurat karena terdeteksi penyakit batu ginjal

3. Fakta lain, mengataan bahwa sebagian batu ginjal dapat keluar dengan sendiri tanpa campur tangan dokter, bila penyakit batu ginjal ini diketahui sejak dini dan belum masuk dalam tahap stasium akhir. Tetapi bila sudah masuk tahap paling serius katakanlah sudah parah, maka harus ada campur tangan dokter untuk penanganan lebih lanjut dengan melakukan pembedahan.

4. Menurut survei dari berbagai sumber, orang Kaukasia memiliki potensi yang cenderung lebih besar untuk teridap penyakit batu ginjal dibanding orang Afro-Amerika. Pada hal ini biasanya kaum pria lebih besar kemungkinan untuk teridap penyakit batu ginjal dibanding wanita, dan pada pria biasanya terjadi ketika usia 40 tahun dan akan meningkat tajam saat mencapai usia 70 tahun, sedangkan wanita pada usia 50 tahun.

Posted in Batu Ginjal | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pengobatan Batu Ginjal

Biasanya, batu ginjal terjadi karena tubuh kekurangan cairan sehingga menjadikannya keruh atau air seni yang menjadi pekat. Akibat masalah ini selanjutnya adalah penyumbatan yang terjadi pada saluran ginjal menuju kandung kemih. Batu-batu yang ada pada dalam ginjal biasanya terdapat di dalam air seni, misalnya adalah kalsium, asam urica, fosfat dan juga bahan kimia yang lainnya. Pada pengobatan batu ginjal yang dilakukan secara medis, biasanya pendekatan pengobatan medis pada penderita batu ginjal yang ditempuh dengan dua cara. Pertama adalah penderita biasanya dianjurkan untuk melakukan suatu pencegahan dan juga pengobatan mandiri dengan sendiri. Caranya adalah dengan mengonsumsi air putih sebanyak-banyaknya atau sekurang-kurangnya dua liter pada setiap harinya agar garam-garam dalam kandung kemih tidak keruh dan juga tidak mengkristal.

Pengobatan batu ginjal lain yang bisa dilakukan adalah dengan batasi konsumsi makanan yang banyak mengandung zat kalsium oksalat dan juga asam urat. Obat-obatan yang diberikan biasanya memiliki beberapa tujuan, diantaranya adalah untuk menghancurkan atau meluruhkan batu yang ada pada saluran kemih, menghambat dari pembentukan batu yang mungkin terbentuk, dan menghilangkan rasa nyeri adtau nyeri demam, mengatasi masalah komplikasi atas penyakitnya, mengatasi kelainan dari penyebab faktor kimiawi dengan efek menurunkan kadar kalsium atau oksalat, fosfat menurunkan kadar asam urat, mencegah atau mengobati masalah infeksi, dan juga menormalkan pH air kemih atau asam basa.

Jika belum adanya suatu kemajuan dengan pengobatan batu ginjal dengan obat-obat tersebut maka bisa dilakukan pemeriksaan pengobatan batu ginjal dengan rontgent dibagian pinggang yang ternyata tersebut adalah batu-batu yang ada disaluran kemih atau ginjal, ureter, atau kandung kemih atau ginjal, ureter, atau kandung kemih, masih ada dan akan diperkirakan batunya yang relating besar maka tindakan yang diambil selanjutnya adalah pengambilan batu dengan cara operasi atau juga dengan cara pembedahan.

Karena pelaksanaan dari operasi batu ginjal terbuka maka penderita ini akan merasakan sakit sehingga biasanya akan dilakukan pembiusan total. Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan alat-alat yang canggih dan juga moderna untuk mengatasi batu ginjal dan batu saluran kemih yang biasanya dikenal dengan mama extracorporeal shock wave lithotripsy.

Posted in Batu Ginjal | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Pengobatan Batu Ginjal

Faktor risiko terbentuknya batu ginjal atau saluran kemih sangat terkait dengan kelainan metabolisme tubuh pada setiap orang, jenis makanan yang dikonsumsi, volume cairan atau aira yang diminum, usia, jenis kelamin dan genetik. Dari sejumlah faktor tersebutyang paling berpengaruh adalah konsumsi makanan dan air.

Makanan terutama yang memiliki kadar kalsium tinggi berisiko meningkatkan kadar kalsium dalam air kemih sehingga berdampak pada penurunan keasaman urine. Inilah salah saatu pencetus pembentukan batu. Demikian juga jika air yang diminum sangat sedikit maka terjadi ketidakseimbangan antara jumlah garam dan volume air di ginjal yang menyebabkan tingkat kejenuhan yang tinggi dan akibatnya timbul pengkristalan. Hasil pemantauan di beberapa rumah sakit di Jakarta menunjukkan bahwa penderita batu ginjal yang dirawat di rumah sakit umumnya minum air putih kurang dari dua liter per hari.

Menurut hasil penelitian, risiko terkena penyakit batu ginjal lebih banyak dialami pria daripada wanita dengan perbandingan sekitar 3:1. Umumnya, penderita pada usia produktif (20-50 tahun). Hanya sebagian kecil penyakit batu ginjal ini menyerang anak-anak.

Sebagian besar kasus batu ginjal disebabkan oleh faktor makanan dan minuman. Makanan-makanan tertentu memang mengandung bahan kimia yang berefek pada pengendapan air kemih, misalnya makanan yang mengandung kalsium tinggi, seperti oksalat dan fosfat. Kedua bahan tersebut mudah mengkristal di ginjal. Demikian juga pada makanan yang asam uratnya tinggi. Orang yang mengkonsumsi air (khususnya air putih) dalam jumlah yang sedikit sangat berisiko karena penyakit batu ginjal.

Selain faktor makanan dan minuman, suplemen vitamin ikut berperan dalam pembentukan batu ginjal, misalnya kekurangan vitamin A atau terlalu banyak mengkonsumsi vitamin D. Sebenanrya, pencegahan diartikan sebagai penanggulan penyakit agar proses penyembuhan lebih cepat atau usaha mencegah agar tidak kambuh di kemudian hari. Pengobatan batu ginjal sangat diperlukan sejak di-diagnosa menderita atau mengetahui batu ginjal, namun pengobatan batu ginjal akan semakin baik hasilnya jika dilengkapi dengan pencegahan batu ginjal.

Pencegahan batu ginjal sebagai pelengkap dari pengobatan batu ginjal, berikut pencegahan batu ginjal yang perlu dilakukan, diantaranya yakni :

1. Minum air putih. Minum air putih minimal liter per hari atau lebih

2. Menghindari atau setidak-tidaknya mengurangi makanan yang mengandung oksalat tinggi, seperti kacang-kacangan, ubi, cabe, tahu dan tempe, kentang, jeruk, anggur dan stroberi.

3. Menghindari atau mengurangi konsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi seperti kol, lobak dan berbagai jenis makanan yang dapat meningkatkan jumlah kalsium di dalam darah maupun urine.

4. Menghindari atau mengurangi makanan yang mengandung kadar purin tinggi, seperti ikan laut, usus goreng, ikan sarden, emping melinjo dan jeroan.

Memang, diakui ilmu kedokteran semakin maju pesat. Segala sarana penunjang pengobatan legkap dan canggih. Semua obat-obatan telah diuji klinis secara ketat sehingga khasiat formulanya benar-benar sudah teruji. Namun, di balik kecanggihannya ada sisi kekurangan yang diakui juga para pekerja medis.

Kekurangannya, yaitu tidak semua penyakit mampu disembuhkan dengan obat-obatan medis, terutama penyakit degeneratif seperti batu ginjal misalnya. Pengobatan alami dengan menggunakan bahan-bahan herbal tradisional juga diperlukan untuk membantu pengobatan batu ginjal lebih sempurna dan penderita batu ginjal tidak selalu bergantung pada obat-obatan medis yang diresepkan atau rangkaian pengobatan lain batu ginjal yang ditawarkan oleh pihak medis. Bahan-bahan herbal tradisional alami yang dapat membantu pengobatan batu ginjal, seperti tempuyung, tanaman kumis kucing, meniran, keji beling, daun sendok, bidara upas, alang-alang, sambiloto, tapak liman dan berbagai jenis tanaman herbal alami yang dipercaya dapat digunakan untuk mengobati batu ginjal.

Posted in Batu Ginjal | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Mengobati Batu Ginjal

Biasanya pendekatan pengobatan medis terhadap penderita batu ginjal ditempuh dengan dua cara. Pertama, penderita dianjurkan untuk melakukan pencegahan dan pengobatan mandiri. Caranya, minum air putih sebanyak-banyaknya atau sekurang-kurangnya 2 lier per hari agar garam-garam yang ada di kandung kemih tidak keruh dan mengkristal.

Upaya lain dari pengobatan batu ginjal, batasi konsumsi makanan yang banyak mengandung zat kalisum oksalat dan asam urat. Obat-obatan yang diberikan memiliki beberapa tuujuan di antaranya :

- Menghancurkan atau meluruhkan batu di saluran kemih
- Menghmbat pembentukan batu yang mungkin terbentuk’
- Menghilangkan rasa sakit (nyeri, demam)
- Mengatasi komplikasi atas penyakit
- Mengatasi kelainan dari penyebab faktor kimiawi dengan efek menurunkan kadar kalsium (oksalat, fosfat), menurunkan kadar asam urat, mencegah atau mengobati infeksi dan menormalkan pH air kemih.

Jika belum ada kemajuan dengan obat-obatan tersebut maka dilakukan pemeriksaaan dengan rontgen di bagian pinggang. Jika ternyata batu-batu di saluran kemih (ginjal, ureter atau kandung kemih) masih ada dan diperkirakan batunya relatif besar maka tindakan selanjutnya adalah pengambilan batu ginjal dengan cara lain seperti operasi atau pembedahan.

Karena pelaksanaan operasi terbuka maka penderita batu ginjal akan merasakan sakit sehingga biasanya dilakukan pembiusan totaol. Cara lain yaitu dengan menggunakan alat canggoh dan modern untuk mengatasi batu ginjal dan saluran kemih yang dikenal dengan nama extracorporea shock wave lithotripsy. Alat ini memiliki arti menghancurkan batu dengan gelombang kejut dari luar tubuh.

Pada dasarnya, konsep pengobatan dengan tanaman obat untuk gangguan batu ginjal sama dengan medis. Sama-sama bertujuan agar batu yang ada di ginjal maupun di saluran kemih dapat hancur dan luruh bersama air kemih. Selain menghilangkan batu ginjal. Biasanya ramuan herbal dilengkapi dengan herba lain yang berfungsi untuk mengatasi gangguan pengikut batu ginjal.

Walaupun demikian, pengobatan batu ginjal dengan tanaman obat tidak bisa berdiri sendiri sehingga masih diperlukan bantuan medis. Utamanya menyangkut identifikasi gejala yang dirasakan dan kepastian menderita gangguan batu ginjal atau tidak. Untuk mengetahuinya, perlu pemeriksaan rontgen atau CT Scan pada daerah yang sakit (pinggang). Jika benar terdapat batu pada ginjal, ureter atau kandung kemih baru dilakukan pengobatan menggunakan tanaman obat yang memiiliki efek mengobati batu ginjal seperti tempuyung, kumis kucing, sambiloto dan beberapa jenis tanaman herba lainnya.

Posted in Batu Ginjal | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Obat Batu Ginjal Tanpa Operasi

Batu ginjal terbentuk akibat penimbunan kratin di dalam saluran kencing sebagai akibat dari awal kurangnya konsumsi air mineral atau air putih atau bahkan sering meminum-minuman beralkohol.

Seseorang yang memiliki atau menderita batu ginjal tentunya akan merasakan rasa sakit atau nyeri pada saat berkemih kemudian timbul rasa panas yang terasa hingga ke bagian pinggang. Namun, hal yang demikian itulah yang sering diabaikan oleh penderita. Ketika gejala tersebut memasuki tingkat keparahan seperti air kemih yang dikeluarkan bercampur dengan darah dengan rasa sakit yang luar biasa.

Ketika dilakukan pada pemeriksaan awal, dokter akan memutuskan suatu tindakan operasi untuk mengobati batu ginjal yang sudah mengendap lama di saluaran kencing. Selain biaya operasi yang cukup mahal dan efek samping yang akan dirasakan usai operasi.


Ada salah satu terapi bernama ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy) yang merupakan suatu terapi untuk membantu memecahkan batu ginjal tanpa jalan operasi dengan menggunakan suatu gelombang kejut tepat sasaran yang menghancurkan batu ginjal hingga menjadi butiran-butiran kecil yang akan dikeluarkan bersamaan dengan air kemih.

ESWL sebenarnya sudah sejak lama diperkenalkan di tahun 1980-an dan beberapa rumah sakit pun ada yang menggunakan teknologi alat ini. Namun, sayangnya masyarakat Indonesia tidak banyak mengetahui atau mengenal teknik pengobatan batu ginjal ini. Secara teknologi, dengan menggunakan ESWL membantu mengobati batu ginjal yang terbukti sangat efektif dengan angka kegagalan yang relatif sangat kecil.

ESWL ini bekerja tidak secepat operasi pengangkatan batu ginjal. ESWL ini secara perlahan membantu menghancurkan batu ginjal hingga benar-benar hancur dan hilang sehingga penderita batu ginja akan merasakan sehat kembali.

Posted in Batu Ginjal | Tagged , , , , , | Leave a comment

Pengobatan Batu Ginjal Dengan Cara Tradisional

Dalam mengatasi atau melakukan pengobatan penyakit batu ginjal tidaklah sulit, tidak hanya dapat ditangani oleh tenaga ahli kedokteran, tetapi juga dengan cara tradisional pun dapat dipercaya membantu mencegah dan dapat mengobati penyakit batu ginjal.

Ginjal dan organ-organ saluran kemih lainnya merupakan salah satu sistem penting untuk  pembuangan sisa-sisa metabolisme tubuh dari segala sumber makanan atau minuman yang sehari – hari dikonsumsi. Jika sistem pembuangan terganggu, maka proses pembuangan dari sisa-sisa makanan, racun dalam tubuh ikut terganggu. Salah satu cara alami untuk mengatasi gangguan saluran kemih dan sistem organ pembuangan lainnya dengan mengunakan tanaman kumis kucing, tanaman kumis kucing tidak hanya dijadikan tanaman liar, tanaman penghias perkarangan rumah saja, namun tanaman kumis kucing ini dapat dijadikan tanaman obat atau tanaman toga yang memiliki khasiat luar biasa salah satunya untuk penyakit batu ginjal dan peluruh saluran kemih.

Tanaman kumis kucing ini memilki sifat peluruh kemih ( diuretik ). Selain itu memiliki kandungan senyawa alami seperti unsur kalsium ( K ) yang berfungsi sebagai pemecah batu dalam pengobatan batu ginjal atau batu saluran kencing lainnya.

Ada beberapa pernyataan dari sebuah penelitian yang membenarkan mengenai manfaat kumis kucing :

1. Menurut Agus Tri Cahyono, Fakultas Farmasi UGM pada tahun 1990, diketahui bahwa pengaruh infus daun kumis kucing
terhadap kelarutan kalsium batu ginjal secara in vitro 0.5%, 7.5% dan 10% dinyatakan bahwa kadar kalsium batu ginjal yang terlarut adalah lebih baik.

2. Hasil penelitian Ninuk Kus Dasa Asiafri Harini, Jurusan Biologi FMIPA UNAIR pada tahun 1989 membandingkan efek diuretik daun kumis kucing muda dan tua. Untuk efek diuretik disarankan menggunakan daun kumis kucing muda karena mempunyai awal kerja yang cepat dan masa keja yang relatif singkat.

3. Muangmun W, Mahidol University di Bangkok pada tahun 1984 melakukan penelitian terhadap 23 pasien penderita batu kandung kemih yang diberi ekstrak air daun kumis kucing. Hasilnya 40% pasien mengalami penurunan ukuran batu kandung kemih sebesar 0.5 cm dan 20% merasakan hilangnya rasa sakit.

Dari berbagai penelitian yang telah dilakukan tidak diragukan lagi bahwa kumis kucing dapat membantu peluruhan batu pada ginjal.

Adapun cara tradisional untuk mengobati penyakit batu ginjal :

1. Rebus beberapa kumis kucing dalam jumlah air 150 ml selama 15 menit, lalu disaring. Jika ingin disajikan dalam minuman dingin dibiarkan tertutup selama beberapa jam, secangkir kumis kucing diminum 2-3 kali sehari setelah makan.

2. Cuci 90 gram kumis kucing, lalu rebus dalam 1 liter air. Biarkan mendidih sampai airnya tersisa 750 cc. Setelah dingin minum 3 kali sehari, masing-masing 1/3 bagian. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Jika cara tradisional agak sulit atau rumit untuk dilakukan. Kini sudah banyak produsen obat herbal khususnya obat kumis kucing yang sudah dibuat dalam bentuk pil yang siap dikonsumsi, aman tanap menimbulkan efek samping negatif bagi tubuh.

Posted in Batu Ginjal | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Pencegahan Dan Mengatasi Batu Ginjal

Banyak cara yang dapat diupayakan dalam mengatasi atau mencegah batu ginjal , beberapa diantaranya :

1. Banyak minum, terutama air putih minimal sehari 8-10 gelas. Jangan hanya minum saat merasa haus. Dengan minum air putih tidak hanya dapat meghilangkan rasa haus atau melegakan dahaga saja, tetapi menjadi suatu tanda bahwa tubuh mengalami kekurangan cairan ( dehidrasi ). Dengan mengkonsumsi air putih setiap hari, dapat meluruhkan batu urine dan melancarkan pengeluaran air kemih, meredakan rasa nyeri atau sakit saat berkemih. Minum air putih juga sangat dianjurkan pada subuh hari atau saat bangun tidur dengan kondisi mulut belum terisi apapun atau menggosok gigi, air putih yang bercampur dengan ludah basi  guna mencegah sakit pinggang dan meluruhkan air seni yang terendap semalaman.

2. Periksakan kesehatan anda pada dokter, bila anda merasakan sakit yang begitu hebat saat ingin berkemih atau rasa nyeri pada bagian pinggang, disertai rasa mual ingin muntah dan bila air seni yang dikeluarkan berwarna kuning pekat berbau tak sedap atau kemerahan. Hal tersebut merupakan salah satu gejala atau tanda penyakit batu ginjal.

3. Biasanya dokter melakukan diagnosa lebih lanjut dengan pemeriksaan melalui cek air seni atau darah di laboratorium atau ronsen khusus dengan IVP ( Intra Venous Pielography) untuk melihat kondisi perkembangan batu di dalam ginjal.

4. Jika batu di dalam ginjal masih dalam ukuran kecil, segeralah melakukan tindak pencegahan dan pengobatan seperti mengenal tanda atau gejala yang timbul. Jika batu ginjal sudah membesar sehingga terus – menerus menganggu keluarnya air seni dan infeksi periksakan kesehatan ginjal anda pada dokter spesialis ginjal agar mendapat tindak lanjut semisal dengan melakukan operasi pembedahan.

5. Jangan menahan kencing. Sering menahan kencing juga menjadi salah satu pemicu timbulnya penyakit batu ginjal, membuat warna urine menjadi lebih pekat dan menyebabkan infeksi saluran kemih.

6. Menjaga Pola makan yang seimbang, berolahraga, dan menjaga berat badan tetap ideal

7. Cara tradisional dengan banyak makan buah alpukat atau dengan minum air seduhan dari tujuh daun alpukat yang telah direbus dan disaring, minum 1/2 gelas sehari setiap pagi dan sore.

8. Bagi anda seorang pekerja yang dalam keseharian pekerjaan anda duduk depan komputer, beranjaklah sejenak dari tempat duduk anda untuk menggerakan tubuh anda kembali dengan olahraga kecil guna merenggangkan otot – otot dan mereflesikan pinggang, kaki, perut yang terus menekuk karena terlalu lama karena duduk, dan berkemih lah walau hanya sedikit.

Posted in Batu Ginjal | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Dan Penyebab Batu Ginjal

Sebagai tindakan awal  pencegahan, ada baiknya untuk mengetahui gejala-gejala dan penyebab batu ginjal dapat terjadi.

Berikut adalah tanda – tanda atau gejala Penyakit Batu Ginjal :

1. Pertama akan merasakan rasa sakit yang begitu tajam pada bagian punggung bawah, pinggang atau perut bagian bawah terutama pada wanita dan pada pria biasanya pada di bagian pangkal alat kelamin

2. Ketika buang air kecil akan terasa sakit, seperti ada penyumbatan bahkan terkadang  keluar setetes darah saat buang air kecil.

3. Infeksi pada sistem air kemih dapat terjadi pada saat bersamaan

4. Rasa meriang ( pusing ) atau demam seperti gejala flu.

5. Mual dan muntah.

6. Warna air kencing keruh.

7. Bau air kemih yang lebih menyengat.

8. Rasa panas atau terbakar saat berkemih

Penyebab Batu Ginjal itu terjadi

1. Dalam keseharian beraktifitas lebih banyak duduk, seperti kerja didepan komputer

2. Kurangnya konsumsi air putih, sangat disarankan minimal sehari tubuh memerlukan cairan salah satunya dengan minum air putih 8 gelas atau setara dengan 1,5 liter perhari

3. Terlalu sering mengkonsumsi suplemen atau vitamin tambahan yang mengandung kadar vitamin C tinggi tanpa diimbangi makanan atau minuman berenergi lainnya, dalam 1 hari tubuh minimal memerlukan vitamin C dengan dosis 500 mg/hari

4. Faktor genetik ( keturunan )

5. Tidak berganti posisi ketika duduk sehingga ginjal menjadi kaku ketika beranjak terkadang terasa sakit.

6. Sering mengalami diare menyebabkan tubuh dehidrasi ( kekurangan cairan )

Posted in Batu Ginjal | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment